Sulitnya Mendeteksi Nyeri pada Hewan: Mengapa Pemilik Perlu Lebih Teliti
Hewan tidak bisa menceritakan apa yang dirasakan, dan sebuah penelitian terbaru memperlihatkan betapa sulitnya mendeteksi rasa sakit pada mereka bahkan lewat metode ilmiah.
Kamu mungkin pernah melihat hewanmu terdiam atau kurang aktif lalu bertanya apakah ia sedang sakit. Kesulitan ini bukan hanya dirasakan pemilik, tapi juga menjadi tantangan nyata bagi dokter hewan dan peneliti.
Tanda nyeri bisa sangat sulit dikenali
Penelitian dari Adelaide University yang dipimpin Dr. Gustavo Ferlini Agne berusaha menemukan cara baru untuk mendeteksi nyeri pada kuda yang mengalami tukak lambung. Para peneliti mengumpulkan darah dari 77 kuda dan menguji respons sel imunnya, namun metode ini gagal membedakan kuda yang menderita tukak lambung dari yang tidak. Dari 64 kuda yang dianalisis, 92,2 persen di antaranya memiliki luka di lambung, tetapi hanya 25 persen yang menunjukkan respons terukur lewat tes darah tersebut. Hasil ini memperlihatkan bahwa tanda nyeri pada hewan bisa sangat samar dan tidak konsisten, bahkan untuk kondisi yang umum terjadi.
Dr. Agne mengatakan bahwa hewan tidak bisa memberi tahu kapan mereka merasa sakit, dan tanda ketidaknyamanan bisa bersifat halus, tidak konsisten, atau mudah terlewat. Ia juga menjelaskan bahwa keberadaan luka tidak selalu menunjukkan seberapa besar rasa sakit yang dialami hewan secara individual. Penelitian ini diterbitkan di The Veterinary Journal pada 2026.
Mengapa pemeriksaan rutin menjadi penting
Karena hewan tidak bisa berbicara dan tanda nyeri sulit dikenali, kamu perlu mengamati perubahan perilaku mereka secara saksama. Peneliti menekankan bahwa hasil ini bukan bukti bahwa tukak lambung tidak menimbulkan nyeri, melainkan menunjukkan bahwa metode yang diuji belum cukup peka untuk mendeteksinya. Mereka menyebut perlunya studi yang lebih besar dan metode yang lebih sesuai, serta kombinasi antara pengukuran biologis dengan penilaian perilaku terkait nyeri.
Pelajaran dari penelitian ini berlaku untuk hewan peliharaanmu juga. Karena tanda nyeri bisa sangat halus, pemeriksaan rutin ke dokter hewan membantu menemukan masalah yang tidak terlihat dari luar sebelum menjadi lebih parah.
Catat perubahan kecil pada nafsu makan, tingkat aktivitas, atau perilaku hewanmu hari ini, dan bawa catatan itu saat kunjungan berikutnya ke dokter hewan agar pemeriksaan lebih tepat sasaran.
